ALAS KARET

Jumat, 03 April 2009

Negara- negara bicarakan masa depan Afganistan

Pada tanggal 31 Maret 2009 puluhan negara berkumpul di Den Haag Belanda untuk membicarakan masa depan Afghanistan. Salah satu pokok pembicaraan adalah mencoba berdamai dengan Taliban. Namun, mantan duta besar Pakistan untuk Afghanistan Rustam Shah Mohmand mengatakan pembicaraan damai dengan Taliban tidak akan membawa hasil apapun.

Ketika Presiden Amerika Barack Obama secara resmi berusaha membujuk Taliban untuk pindah haluan, spesialis Afghanistan Rustam Shah Mohmand tidak setuju. Dia adalah duta besar Afghanistan sejak tahun 2002 hingga 2005, periode dimana Pakistan adalah salah satu dari sedikit negara yang mengakui pemerintahan Taliban.

Rustam Shah Mohmand tidak percaya Taliban bisa dibujuk untuk mengadakan pembicaraan damai selama 70 ribu pasukan Amerika dan NATO masih bercokol di Afghanistan. Sebelumnya, Pimpinan Taliban Mullah Omar menyebut hengkangnya seluruh pasukan asing sebagai prasyarat perundingan. Institut Penelitian Amerika New America Foundation melaporkan, selama empat tahun terakhir, ribuan Taliban sudah meninggalkan kelompoknya sebagai bagian dari program amnesti pemerintah Afghanistan. Program ini pada dasarnya menerima semua orang, tapi selama wawancara di Peshawar Pakistan, Mohmand mengatakan sudah tidak ada lagi Taliban yang berminat pindah haluan.

Sangat kuat

Rustam Shah Mohmand yang mantan dubes ini mengatakan salah satu alasannya adalah bertumbuhnya kekuatan Taliban:

"Taliban merekrut pengikut baru, karena pada umumnya orang Afghanistan memandang pasukan asing sebagai pasukan penjajah, sama halnya dengan keberadaan Rusia di tahun 80an. Selain itu, kelompok lain seperti milisia Hekmatyar bergabung dengan Taliban."

Dewan Keamanan dan Pembangunan Internasional mengatakan Taliban dan sekutunya saat ini menguasai 72 persen wilayah Afghanistan, dibandingkan 54 persen tahun lalu. Dalam sebuah laporan ke Institut Perdamaian Amerika Serikat, mantan penasihat presiden Mohammad Masoom menulis bahwa jumlah insiden kekerasan meningkat dari 44 kali perbulan di tahun 2003 menjadi 573 di tahun 2008. Dan lebih dari 14.500 orang tewas. Mohmand menambahkan, Taliban tidak mempercayai tawaran perdamaian.

"Taliban berpikir perundingan damai dimaksudkan untuk membujuk para pejuang untuk pindah haluan. Selama tujuh atau delapan tahun belakangan, berbagai tawaran perundingan damai gagal menghasilkan sesuatu dan tidak ada yang berubah."

Pasukan Keamanan

Mohmand berargumen bahwa Taliban mungkin setuju berunding jika NATO dan Amerika mau mengabulkan tuntutan mereka: hengkangnya pasukan asing.

"Taliban mungkin setuju penarikan bertahap pasukan dan mengganti mereka dengan penjaga keamanan dari negara-negara yang tidak punya kepentingan di Afghanistan, seperti Indonesia, Filipina dan Jepang. Mereka akan membuat konstitusi dan merencanakan pemilu dimana kelompok seperti Taliban juga ambil bagian", kata Mohmand.

Mohmand melanjutkan, itulah satu-satunya jalan untuk mengakhiri kekerasan, yang merupakan prasyarat untuk pembangunan dan emansipasi masyarakat.[muslimdaily.net/fais/rnl]

ANKARA (Arrahmah.com) - Geliat mujahidin al Qaeda dan Taliban semakin membuat pemerintah boneka Afghanistan dan Pakistan ketar-ketir. Buktinya Presiden kedua negara kemarin telah bersepakat melakukan kerja sama yang serius untuk menggasak Taliban dan Al-Qaeda sepanjang perbatasan.

Pasca diumumkannya strategi terbaru Obama, antek AS Hamid Karzai presiden Afghanistan menemui Asif Ali Zardari di Ankara, ibu kota Turki, pada Rabu (1/3).

Panglima militer senior dan pemimpin intelejen kedua negara juga menghadiri perbincangan tersebut.

"Kami secara kolektif berusaha keras untuk menciptakan stabilitas dan keamanan di negara kami," ujar Shah Mehmood Qureshi, menteri luar negeri Pakistan sesudah percakapan berakhir.

"Pimpinan politik, para menteri dan pimpinan militer kami telah saling bertemu hari ini dan mengevaluasi situasi keamanan kami," tambahnya.

Kabul berulang kali telah menyangka Islamabad tidak cukup berusaha untuk mencegah para mujahidin melintasi perbatasan dalam rangka melakukan penyerangan. Namun, kedua negara mensinyalir hubungan bertambah baik di bawah Zardari yang konon telah memerangi berkembangnya perlawanan mujahidin di wilayah perbatasan Afghanistan. (Althaf/arrahmah/alj)



AFGHANISTAN (Arrahmah.com) - Pejabat militer AS mengakui bahwa mujahidin Afghanistan tengah melebarkan sayapnya dan semakin kuat. Namun seperti biasa, mereka sesumbar akan memerangi para mujahidin "dengan kejam".

David Petraeus, yang memimpin angkatan perang AS di Afghanistan dan Irak, juga mengakui bahwa Taliban dan Al-Qaeda berkembang dengan pesat hingga ke Pakistan.

Presiden AS, Barack Obama baru-baru ini memerintahkan pengiriman pasukan tambahan untuk Afghanistan dan hingga kini jumlah tentara kafir AS di Afghanistan sekitar 38.000 tentara yang tersebar di seluruh wilayah di Afghanistan.

Skeptis

Petraeus mengatakan para militan yang berada di Afghanistan dan sekitar perbatasan Pakistan

Namun, komentar Petraeus ini dianggap angin lalu oleh beberapa senator, mereka meragukan kesaksian orang nomer satu yang memimpin tentara AS di Afghanistan dan Pakistan.

Salah seorang senator berkomentar, "ia terlalu ragu akan kemampuan Islamabad untuk menjamin keamanan di perbatasan." (Hanin Mazaya/arrahmah/bbc)
merupakan "ancaman serius" yang harus segera dicari solusi untuk menghentikan pertumbuhannya.

Minggu, 22 Maret 2009

Sayang seribu sayang

sebelum 'nur' Islam muncul sebagai rahmat kepada sekalian ummat manusia, peradaban-peradaban besar dunia telah terlebih dahulu lahir dan berkembang di dunia..
Yunani, Rom, India, Cina, Mesir dan sebagainya. Dunia juga mengenal agama-agama besar sebelum kedatangan Islamnya Muhammadi seperti Nasrani, Buddha, zoroaster dan sebagainya.

Yunani misalnya..satu peradaban yang melahirkan para pemikir, namun hak dan kewajipan wanita tidak banyak diperhatikan. Wanita-wanita elit mereka ditempatkan (dikurung)dalam istana-istana, manakala wanita-wanita bawahan menjadi komoditi yang diperjual-belikan. Mereka tidak memiliki hak-hak perundangan, bahkan hak warisan juga tidak.

Tahukah anda? kalangan Nasrani, pada abad ke-6 pernah membahaskan dalam satu pertemuan sama ada wanita itu manusia @ bukan? Perbahasan itu berakhir dengan kesimpulan bahawa wanita adalah manusia yang diciptakan semata-mata untuk melayani kaum lelaki. Pada tahun 1805, perundangan Inggeris memberikan hak kepada para suami untuk menjual isteri masing-masing, dan sehingga tahun 1882..wanita Inggeris belum mempunyai hak ke atas harta benda dan hak-hak perundangan.



" Sesungguhnya Aku tidak mensia-siakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan." (Ali 'Imran:195)


" Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenali. Sesungguhnya orang yang paling mulia antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. "

Ya..akhirnya 'nur' Islam juga yang menyinari dan meletakkan penghormatan yang tinggi terhadap wanita.


Namun, masih ada dalam kalangan wanita muslim sendiri setelah berjumpa 'cahaya', masih ingin meraba-raba dalam 'kegelapan'.
Mengapa saya katakan begitu?



Keadaan masa lalu menjadikan wanita semata-mata sebagai alat untuk kesenangan lelaki, maka keadaan sekarang tidak jauh bezanya. Jahiliyyah versi moden menggunakan wanita untuk melariskan jualan, mereka ini dieksploitasi dalam keadaan tidak berpakaian, semi-berpakaian @ berpakaian tetapi telanjang.
Kecantikan fizikal wanita menjadi tuntutan banyak pekerjaan kerana ia adalah alat pelaris yang sangat berjaya. SaYaNG SeRiBu KaLi SaYaNG..wanita-wanita jahiliyyah moden ini sanggup diperlakukan sedemikian, bahkan menjadikan ia sebagai satu kebanggaan.

Imam Jaa'far asy-syadiq as berkata: " Zina mata adalah tatapan yang tidak halal (mengandungi syahwat), zina bibir adalah ciuman yang dilarang (dari yang bukan mahram), dan zina tangan adalah menyentuh (tangan atau bahagian anggota yang lain seseorang yang bukann mahram),baik yang mendatangkan syahwat atau pon tidak. "
(al-Kafi:jilid 5, hal 559)


SOMALIA (Arrahmah.com) - Seruan Syaikh Usamah bin Ladin yang disebar pada hari Kamis (19/3) terhadap para mujahid dan kaum muslimin Somalia untuk mengingkari dan menurunkan Sharif Ahmed, presiden baru yang terpilih beberapa waktu lalu, ternyata membuat orang-orang munafik yang mengatasnamakan agama dan negara di negeri itu kebakaran jenggot.

Orang-orang munafik itu, yang terdiri dari tokoh-tokoh (yang mengingkari) agama dan menteri pertahanan Somalia, khawatir dengan tersebarnya pesan Shaik itu akan mengakibatkan posisi mereka terancam. Mereka meminta Syaikh Usamah bin Laden untuk tidak mencampuri urusan internal negara mereka.

Sedangkan Syaikh (???) Nur Barud Gurhan, salah seorang tokoh terkenal di Somalia menuduh Syaikh Usamah bin Laden bermaksud mengobarkan kembali perang di Somalia yang baru pulih dari perang saudara selama 20 tahun. Dan yang lebih keji, Gurhan mengatakan pesan pemimpin al-Qaeda itu bertentangan dengan ajaran Islam.

"Usamah bin Ladin bukan tokoh kita dan akan sangat berbahaya jika dia mendesak umat Islam untuk melakukan perlawanan lebih banyak perlawanan di sebuah negara yang sudah berperang selama dua dasawarsa," tutur Gurhan di Mogadishu.

Komentar Gurhan ini diamini kelompok Asmara pimpinan Syekh Hassan Dahir Aweys yang sebelumnya menyangkal tuduhan AS atas keterlibatan kelompoknya dengan al-Qaeda dan menentang pemerintah baru Syarif Ahmed.

Lebih lanjut Aweys mengatakan agar rakyat Somalia sebaiknya mengambil keputusan sendiri dan tidak terpengaruh oleh perintah siapapun.

Senada dengan Gurhan dan Aweys, Menteri Penerangan Somalia Farahan Ali Mohamoud pun hal yang tidak menyenangkan terhadap Syaikh Usamah bin Ladin agar Syaikh sebaiknya memusatkan pikiran untuk kelangsungan hidupnya sendiri.

"Kami tahu bahwa bin Laden mempunyai masalahnya sendiri di pegunungan itu, di Tora Bora tempat persembunyiannya, sehingga ia tak perlu membuat pernyataan semacam itu jika ia tidak ingin Somalia mengalami penderitaan selama 21 tahun," ujar Ali Mohamoud.

Dalam rekaman yang disebarkan lewat jaringan dunia maya itu, Syaikh menyeru umat Islam di Somalia untuk menggulingkan Sharif Ahmed yang sudah berubah dan berbalik dari kebenaran pada kebodohannya untuk berteman dengan orang-orang kafir. Syaikh Usamah pun menghimbau agar umat Islam mendukung saudara-saudara mereka, para Mujahidin, yang tengah berjuang mati-matian untuk mempertahankan Islam dan tanah kaum Muslimin di Somalia.

"Wahai orang-orang yang beriman janganlah kalian menjadikan bapak-bapak kalian dan saudara-saudara kalian sebagai kekasih apabila mereka lebih mencintai kekufuran daripada keimanan, dan siapa di antara kalian yang berwala kepada mereka maka mereka itu adalah orang-orang dzalim." (At-Taubah: 23)

(Althaf/arrahmah/rvtb/tum/alshb)

Rabu, 18 Maret 2009

Cucu mendiang PM India Indira Gandhi, Varun Gandhi menuai kecaman setelah pidatonya menyulut kebencian terhadap kaum Muslim

Hidayatullah.com--Varun Gandhi, yang tengah berkampanye untuk pemilihan umum bulan depan, dilaporkan mengatakan kepada para simpatisannya bahwa partainya, Partai Bharatiya Janata (BJP), yang berhaluan nasionalis akan 'memenggal kepala kaum muslim'.

Dalam sebuah rekaman yang disiarkan stasiun televisi NDTV, Varun juga mengatakan kepada massanya bahwa orang-orang muslim memiliki nama-nama yang menakutkan seperti Karimullah dan Mazullah.

"Bila kalian bertemu dengan mereka pada malam hari, kalian akan ketakutan," ujarnya.

Komisi Pemilihan Umum India mengatakan akan meneliti pidato Varun sebelum mengambil tindakan. Pernyataan Varun tersebut dikecam oleh Partai Kongres yang dipimpin Sonia Gandhi, janda dari putra tertua Indira, Rajiv.

Sebenarnya, Varun sedang berkampanye menghadapi Pemilu bulan depan. Namun akibat ulahnya ini, Varun menghadapi tuduhan kriminal. Seorang pejabat KPU India mengatakan kepada AFP bahwa sebuah peringatan resmi juga telah dikeluarkan kepada BJP.

Kaum muslim merupakan komunitas minoritas terbesar India, dan hubungan dengan mayoritas umat Hindu selama ini mengalami masalah dan sering menimbulkan kerusuhan sejak negara itu mencapai kemerdekaan dari Inggris tahun 1947.

Komentar Varun dikecam oleh Partai Kongres yang sedang berkuasa, yang diketuai oleh Sonia Gandhi, janda putra sulung Indira, Rajiv Gandhi, dan pemegang obor dinasti Nehru-Gandhi.

Varun adalah putra anak kedua Indira, Sanjay Gandhi, anggota keluarga yang dipisahkan oleh dinasti. Dinasti Nehru-Gandhi tidak memiliki hubungan darah dengan Mahatma Gandhi, tokoh gerakan kemerdekaan India.

Seorang jurubicara Kongres menuduh BJP menjadi sebuah partai dengan ideologi anti-minoritas. Sementara jurubicara BJP, menegaskan, “kultur tradisional BJP tidak pernah dapat mengajarkan seseorang berbicara sedemikian tidak bertanggung-jawab.”

Dalam pembelaan dirinya, Varun mengatakan rekaman pidatonya itu telah dilebih-lebihkan.

Sebagaimana diketahui, India akan mengadakan pemilihan umum untuk memilih sebuah parlemen baru dan pemerintah dari 16 April sampai 13 Mei. [allindia/cha/www.hidayatullah.com]

Allah memberikan kepada orang yang mati syahid dengan 7 keutamaan, yaitu:

1. Bau darahnya seperti aroma misk

“Demi dzat yang jiwaku ditanganNya! Tidaklah seseorang dilukai dijalan Allah-dan Allah lebih tahu siapa yang dilukai dijalanNya-melainkan dia akan datang pada hari kiamat : berwarna merah darah sedangkan baunya bau misk” (HR. Ahmad dan Muslim)

Dr. Abdullah Azzam menyampaikan, “Subhanallah ! Sungguh kita telah menyaksikan hal ini pada kebanyakan orang yang mati syahid. Bau darahnya seperti aroma misk (minyak kasturi). Dan sungguh disakuku ada sepucuk surat-diatasnya ada tetesan darah Abdul wahid(Asy Syahid, insya Allah)- dan telah tinggal selama 2 bulan, sedangkan baunya wangi seperti misk.”

2. Tetesan darahnya merupakan salahsatu tetesan yang paling dicintai Allah.

“Tidak ada sesuatu yang dicintai Allah dari pada dua macam tetesan atau dua macam bekas : tetesan air mata karena takut kepada Allah dan tetesan darah yang tertumpah dijalan Allah; dan adapun bekas itu adalah bekas (berjihad) dijalan Allah dan bekas penunaian kewajiban dari kewajiban-kewajiban Allah” (HR. At Tirmidzi - hadits hasan)

3. Ingin dikembalikan lagi kedunia (untuk syahid lagi)

4. Ditempatkan disurga firdaus yang tertinggi

5. Arwah Syuhada ditempatkan ditembolok burung hijau

6. Orang yang mati syahid itu hidup

7. Syahid itu tidak merasakan sakitnya pembunuhan

“Orang yang mati syahid itu tidak merasakan (kesakitan) pembunuhan kecuali sebagaiman seorang diantara kalian merasakan (sakitnya) cubitan.” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, An Nasa’i - hadits hasan)

dan diriwayat yang shahih :

“Orang yang mati syahid itu tidak mendapatkan sentuhan pembunuhan kecuali sebagaimana salah seorang diantara kalian mendapatkan cubitan yang dirasakannya.”

Dr. Abdullah Azzam menceritakan, ” Kami melihat hal ini pada saudara kami, Khalid al-kurdie dari madinah al Munawwaroh ketika ranjau meledak mengenainya, sehingga terbang kakinya, terbelah perutnya, keluar ususnya dan terkena luka ringan pada tangan luarnya. Datanglah Dr. Shalih al-Laibie mengumpulkan ususnya dan mengembalikan kedalam perutnya seraya menangislah Dr. Shalih. Maka bertanyalah Khalid al-Kurdie kepadanya : “Mengapa engkau menangis, dokter? Ini adalah luka ringan pada tanganku.” dan tinggalah dia berbincang-bincang dengan meraka selama 2 jam hingga akhirnya ia menjumpai Allah. Dia tidak merasakan bahwasanya kakinya telah terpotong dan perutnya terbuka.”

by misbahonline